Sunday, 29 June 2014

Saatnya Buka Mata 3

Ditulis 30 September 2008 Pukul 21.06

Hari-hari ini aku kerap melihat yang namanya sebuah takdir. Kemanapun kamu berada, takdir tak pernah pergi. Dia selalu menyertaimu. Cuma dia hanya bersembunyi dari sikap dan sifat kita yang arogan dan selalu mengharap sesuatu secara berlebihan.

Sungguh suatu kenyataan yang tak bisa aku jelajahi. Orang yang sudah kumatikan dalam hatiku kembali. Dia datang sebagai sosok baru dalam hidupku, seorang sahabat sekaligus kakak bagiku.  Mungkin itulah takdirku padanya. Tak lebih tak kurang.

Aku baru sadar, takdir sengaja meninggalkan aku kemarin adalah demi kebaikanku. Agar aku tak berharap lebih terhadapnya. Tepat tiga bulan setelah kepergiannya, dia kembali membawa penyejuk bagi hatiku yang kekeringan. Sungguh indah.

Terima kasih…

Aku bahagia….

No comments:

Post a Comment